Mosaic Rile

Wednesday, April 29, 2015

How to Buy Line Coin, Sticker and Theme

Ada Beberapa cara untuk membeli sticker LINE premium berbayar.
Yang paling mudah menggunakan LINE PAY dengan mendaftarkan kartu kredit anda.

Selain itu anda juga dapat membeli dengan menggunakan pulsa, tetapi hanya dapat menggunakan pulsa dari provider khusus Telkomsel dan XL.

Syarat:
Harus sudah memasukan & mendaftarkan nomer telepon telkomsel atau XL di LINE.
Mempunyai pulsa yang cukup.

Langkah-Langkah:
1. Buka https://store.line.me di browser kamu bisa menggunakan HP/komputer.

2. Login terlebih dahulu sentuh icon di pojok kanan atas.

3. Setelah login balik ke menu awal dan pilih sticker yang ingin kamu beli, selain itu kamu bisa juga membeli tema, coin & gem untuk permainan di LINE.

4. Pilih Purchase. (Di sini kamu juga bisa mengirim atau membelikannya untuk teman LINE kamu).

Flightless Bird, American Mouth - Iron & Wine (Lyrics) - OST Twilight

I was a quick-wit boy
Diving too deep for coins
All of your street light eyes
Wide on my plastic toys
Then when the cops closed the fair
I cut my long baby hair
Stole me a dog-eared map
And called for you everywhere

Have I found you?
Flightless bird, jealous, weeping
Or lost you?
American mouth
Big pill looming





Now I'm a fat house cat
Nursing my sore blunt tongue
Watching the warm poison rats
Curl through the wide fence cracks
Pissing on magazine photos
Those fishing lures thrown in the cold and clean
Blood of Christ mountain stream

Have I found you?
Flightless bird, grounded, bleeding
Or lost you?
American mouth
Big pill, stuck going down

Saturday, April 25, 2015

Whatever, this words, its yes, or maybe no.


Ah, coba dengar!
Rentetan kisah-kisah yang mengawang tiada ujung, yang bercerai-berai bagai kepingan cerita di sudut meja. Kadang-kadang kau tahu pilihannya, membuangnya, atau melanjutkannya. Tatkala kau berpikir untuk membuangnya, kau telah tahu kau hidup bersama ribuan tulisan itu bahkan sejak bertahun-tahun yang lalu, well, kalau tidak, mungkin bayangkan saja berbulan-bulan. Semakin lama, semakin tak tega untuk membuangnya.
Lalu sejenak kau merenung dan tahu--this ain't easy. Kau tahu berapa banyak hari yang harus dilalui dengan menambah goresan-goresan tinta di kertas-kertas itu, akankah semuanya terjadi semulus bagaimana kau mengira-ngira? Setulus bagaimana kau mengharapkan mimpi itu.
Tapi, semua yang tertulis kan hanya kau yang tahu? Kecuali kau berseru, "Ah, coba dengar!" tapi bukan, bukan itu yang kau lakukan, bukan itu yang mampu menggerakkan bibirmu. Kau termenung dan bertanya seolah rentetan kisah-kisah itu mampu menjawabnya. Ia tak tahu bagaimana akhirnya, dan kau juga tidak. Tidak ada yang mengerti mengapa kau bertahan dan menciptakan akhir-akhir kisah yang lain. Sejenak kau mengeluh lagi dan mendengarkan, merasakan berbagai gejolak yang meletup-letup di salah satu organ tubuhmu, lalu sedetik yang akan datang adrenalinmu melonjak, menampakkan warna-warna lain yang membuat senyummu mengembang. Ah, ini gila! Tidakkah kau tahu apa-apa tentang itu?
Nah, coba ceritakan!

Friday, April 24, 2015

Nobody's Home - Avril Lavigne

Well I couldn't tell you why she felt that way,
She felt it everyday.
And I couldn't help her,
I just watched her make the same mistakes again.

What's wrong, what's wrong now?
Too many, too many problems.
Don't know where she belongs, where she belongs.
She wants to go home, but nobody's home.
It's where she lies, broken inside.
With no place to go, no place to go to dry her eyes.
Broken inside.

Open your eyes and look outside, find the reasons why.
You've been rejected, and now you can't find what you left behind.
Be strong, be strong now.
Too many, too many problems.
Don't know where she belongs, where she belongs.
She wants to go home, but nobody's home.
It's where she lies, broken inside.
With no place to go, no place to go to dry her eyes.
Broken inside.

Her feelings she hides.
Her dreams she can't find.
She's losing her mind.
She's fallen behind.
She can't find her place.
She's losing her faith.
She's fallen from grace.
She's all over the place.
Yeah,oh

She wants to go home, but nobody's home.
It's where she lies, broken inside.
With no place to go, no place to go to dry her eyes.
Broken inside.

She's lost inside, lost inside...oh oh yeah
She's lost inside, lost inside...oh oh yeah

Wednesday, April 22, 2015

Lingkaran Tak Ada Ujungnya


Published by Gagas Media - www.gagasmedia.net
Cetakan pertama, 2009
Buku Magic Box CCW 2008
Cerita Nomor #13 - Lingkaran Tak Ada Ujungnya, oleh: Johana Melisa





Aku berlari ke arah taman, menyunggingkan senyum dengan lebar, seakan tak ada masalah yang sedang menghimpitku kini. Ya, begitulah aku. Ada seseorang yang mengejarku dari belakang. Dia laki-laki, berwajah sangat tampan, berumur tiga tahun di atasku, tetapi ia begitu perhatian padaku. Dia kakakku, Clay.
“Aura,” panggilnya dengan napas tersengal-sengal. Aku tertawa semakin lebar, “Ayo, kejar aku, Clay!” seruku bersemangat.
“Aura!” Dia berseru lagi.
Aku berhenti tertawa, suaranya terdengar tercekat. Aku menoleh ke arah belakang. Aku terkejut melihat Clay tersungkur di rerumputan, ia memegangi lehernya, wajahnya pucat. Aku segera berlari ke arahnya, menopang kepalanya pada lututku.